Kamis, 15 Maret 2012

Hasil Laporan Kemanan Jaringan Komputer

Nama     : Kitnas Dian Purwitasari
NIM       :5302410149
Rombel  : 03
Kelompok : 02

KONFIGURASI CISCO ROUTER


Mari kita berkenalan dulu apa itu tentang router?

 Router bertugas untuk menyampaikan paket data dari satu jaringan ke jaringan lainnya, jaringan pengirim hanya tahu bahwa tujuan jauh dari router. Dan routerlah yang mengatur mekanisme pengiriman selain itu router juga memilih “jalan terbaik” untuk mencapai tujuan. Ada dua jenis router berdasarkan cara ruting-nya, yaitu Router Statis dan Router Dinamis. 
Ada 2 jenis router yaitu Router Statis dan Router Dinamis
 1. Router Statis
Router Statis adalah Router yang me-rutekan jalur spesifik yang ditentukan oleh user untuk meneruskan paket dari sumber ke tujuan. Rute ini ditentukan oleh administrator untuk mengontrol perilaku routing dari IP "internetwork".
Rute Statis - Rute yang dipelajari oleh router ketika seorang administrator membentuk rute secara manual. Administrator harus memperbarui atau meng"update" rute statik ini secara manual ketika terjadi perubahan topologi antar jaringan (internetwork). Mengkonfigurasi router statis adalah dengan memasukkan tabel routing secara manual. Tidak terjadi perubahan dinamik dalam tabel ini selama jalur/rute aktif.
2. Router Dinamis
Router Dinamis adalah Router yang me-rutekan jalur yang dibentuk secara otomatis oleh router itu sendiri sesuai dengan konfigurasi yang dibuat. Jika ada perubahan topologi antar jaringan, router otomatis akan membuat ruting yang baru. Tujuan saya membuat router dengan menggunakan Cisco ini untuk membagi sedikit pengetahuan saya tentang bagaimana cara – cara atau tutorial tentang membuat router dengan cisco.
TUTORIAL MEMBUAT ROUTER DENGAN CISCO PACKET TRACER
            Hal pertama yang harus kita lakukan dalam pembuatan router dengan cisco ialah :
-   Tentu saja kita harus install software cisco terlebih dahulu jika ingin membuat router. 
  - Setelah kita install software tersebut kemudian klik new untuk membuat suatu projek baru.
- Misalnya kita akan membuat 2 buah router fakultas teknik dan olah raga yang saling berhubungan. Dan setiap routernya akan dihubungkan 4 buah PC maka yang pertama adalah kita pilih switchnya terlebih dahulu.
Pilih/ klik Switches yang berada pada pojok kiri bawah jendela program setelah itu klik dan drag switch 2950-24 dan drag ke dalam lembar kerja. 

Setelah itu maka beri 4 buah pada masing-masing switch dengan cara mengklik End Devices yang terletak pada pojok kiri bawah. Lalu pilih generic dan klik pada lembar kerja cisconya.
 
Setelah Switch dan PC maka langkah selanjunya yaitu menambahkan 2 buah router untuk kedua Switch tadi. Pilih router dan kemudian klik 2620XM dan klik ke dalam lembar kerja. 


Setelah semua tergambar dengan baik maka pada lembar kerja akan tergambar seperti berikut:

Untuk lebih memudahkan dalam menghubung-hubungkan PC ke switch dan ke Router serta dalam pengisian IP, maka ditambahkan keterangan IP pada masing-masing PC, Switch dan routernya dengan menggunakan Place Note(N) yang terletak pada sisi sebelah kanan. Lalu klik di sebelah gambar yang akan diberi keterangan. 

Kemudian Hubungan seluruh PC dengan switch dan kedua switch dihubungkan pada masing-masing router. Dan cara menghubungkannya yaitu pilih connections dan pilih copper Straight-Through.
Untuk yang pertama dihubungkan yaitu PC dengan IP 10.10.10.2 dari router  FT ke Switch0. Dengan copper Straight-Through yang di klik gambar PC-nya lalu pilih FastEthernet setelah itu seret kearah switch dan pilih FastEthernet0/2.
       Untuk PC yang kedua cara menghubungkannya tetap sama seperti langkah-langkah di atas,namun yang berbeda hanya ketika menyeret ke arah switch maka pilih FastEthernet0/3. Begitupun  pada PC selanjutnya dengan FastEthernet berurutan. 
 
         Setelah seluruh PC dihubungkan pada switch yang ada maka langkah selanjutnya adalah menghubungkan masing-masing switch pada masing-masing router.
Masih dengan menggunakan penghubung Copper Straight-Through klik pada switch dibawah router FT dan klik FastEthernet0/1. Setelah itu seret menuju ke arah router FT dan pilih FastEthernet0/0.
Dan pada switch di router FIK lakukan hal yang sama seperti tadi.
Setelah kedua switch terhubung pada masing-masing router maka kedua router dihubungkan dengan  menggunakan copper straight-through dan pilih FastEthernet0/0.
Maka Hasilnya akan tergambar rangkaiannya seperti berikut:












Tidak ada komentar:

Posting Komentar